Ini terlalu sedih bagiku
Ayah yang ku rawat selama ini telah menemui Mu
Aku masih tak bisa percaya
Wajahnya masih sangat hangat bagiku
Senyumnya sangat ingat di ingatanku
Jalannya yang tertatih-tatih
Suara yang ketika ia bicara memangil namaku
Semua itu masih sangat berada jelas pada kepalaku
Tuhan..
Aku masih banyak memiliki kesalahan
Waktuku terasa cepat bersama Ayah
Bercandaku juga masih kurang dengannya
Membuatnya tersenyum
Membersihkan dirinya
Melihatnya tertawa
Mendengar suaranya
Merangkul badannya
Mencium wajahnya
Melihat Ayah yang duduk ketika ku sepulang kuliah
Atau menghampiriku ketika larut malam
Bahkan memanggil-manggil namaku
Aku semakin rindu saja
Dan ingin sekali aku cerita banyak hal dengannya lagi
Namun kini aku benar-benar sendiri
Benar benar benar benar benar seorang diri
Tidak ada komentar:
Posting Komentar